Pengaruh Radiasi Tower BTS Bagi Kesehatan Manusia


Pengaruh Radiasi Tower BTS Untuk Kesehatan Manusia. BTS ialah singkatan dari kata base transmission station. Istilah base transmission station bilamana disingkat yakni menjadi BTS. Akronim BTS (base transmission station) adalahsingkatan/akronim sah dalam Bahasa Indonesia. Bolak balik sama saja ya...maksudnya. Yang jels orang-orang tidak jarang menyebutnya tower telponmisalnya tower Indosat, tower Xl, tower Telkomsel dan sebagainya.

Pada ketika suatu operator selular akan membina BTS, seringkali warga selama akan menampik dengan dalil BTS tidak baik guna kesehatan dan dalil yang lain. Alasan beda karena ialah kuarngnya sosialiasi untuk warga dan cemas akan mengganggu kesehatan penduduk sekitar tower.

Dari berita yang saya baca, beberapa dalil keberatan penduduk Cangkringan antara lain:

  • Khawatir terganggunya kesehatan/kanker
  • Khawatir terganggunya sinyal televisi
  • Khawatir wilayah tersebut jadi rawan petir
  • Khawatir tower roboh dan merusak lokasi tinggal warga
  • Belum adanya sosialisasi ke penduduk sekitar

Lalu apakah berdalih jika dalil keberatan yang mereka sampaikan ialah kekhawatiran terganggunya kesehatan mereka? Betulkah eksistensi tower tersebut akan menyebabkan masyarakat selama terganggu kesehatannya?

Batas Radiasi Elektromagnetik

Level batas radiasi elektromagnetik yang diizinkan menurut keterangan dari standar WHO(World Health Organization) ialah 4,5 watt/m2 untuk perlengkapan yang memakai frekuensi 900 MHz dan 9 watt/m2 guna frekuensi 1800 MHz.Level maksimum yang dikeluarkan oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) 6 watt/m2 guna frekuensi 900 MHz dan 12 watt/m2 guna frekuensi 1800 MHz.

Berdasarkan pengukuran di lapangan, pada jarak selama satu meter dari jalur pita pancar utama menara BTS yang berfrekuensi 1.800 MHz, diketahui bahwa total radiasi yang didapatkan sebesar 9,5 watt/m2. Jika tinggi pemancarnya selama 12 meter, maka orang yang sedang di bawahnya terpapar radiasi sebesar 0,55 watt/m2.

Hehe, tidak boleh pusing dengan keterangan di atas. Intinya sih, kita sebetulnya tak butuh terlalu cemas dengan radiasi dari pemancar yang terdapat di tower. Karena elevasi tower rata-rata selama 40 meter, dan tidak ada insan di elevasi tersebut. Dan radiasi terbesar yang berpotensi mengganggu kesehatan ialah di udara tepatnya sejumlah meter di dekat antena pemancar, jadi relatif aman guna kita yang terdapat di bawah.

Antena Link Transmisi Membuat Pusing

Saya punya seorang rekan seorang Rigger, pekerjaannya naik ke tower dan mengecek situasi antena dan perkabelannya di tower, dan merubah arah antena. Dia mengisahkan pengalamannya bagaimana kepalanya terasa pusing andai berada di sekitar dengan pemancar transmisi, yang bentuknya laksana gendang putih besar.

Jadi sekitar kita jauh dari antena pemancar tower, maka sebetulnya relatif aman. Justru radiasi dari ponsel sendiri yang meskipun kecil, namun dia paling dekat dengan kepala kita, barangkali jauh lebih riskan ketimbang radiasi dari pemancar di tower. Dan soal kanker, kelihatannya potensi kanker dampak asap cerutu lebih perlu anda khawatirkan ketimbang radiasi tower. Anehnya jarang sekali yang menolak eksistensi asap cerutu ini.

Tower Mengundang Petir

Soal petir, memang eksistensi tower yang seringkali lebih tinggi dari bangunan atau lokasi tinggal warga, ingin mengundang petir. Tetapi sebetulnya setiap tower dilengkapi dengan pencegah petir, terdapat kabel yang terhubung ke tanah, bermanfaat untuk menciduk dan mengalirkan petir ke dalam tanah. Jadi ketenteraman dari petir pun sudah dipertimbangkan.

Tower Roboh

Dengan sekian banyak hal yang ternyata tidak butuh kita terlampau khawatirkan di atas, sebetulnya ada urusan yang paling berbahaya, yaitu andai tower roboh dampak konstruksi tower tidak bagus. Sepertinya tersebut harus lebih diperhatikan. Jangan sampai penduduk sekitar jadi korban, dampak dari kelengahan dalam konstruksi. Inilah kenapa seringkali ada semacam 'sosialisasi' yang disertai kompensasi, yang besarnya seringkali makin besar andai lokasi warga kian dekat dengan tower.

Polusi Suara Akibat Genset

Dan untuk sejumlah tower besar yang menjadi hub site (tower indukyang menghubungkan tidak sedikit tower lainnya) seringkali dilengkapi dengan genset. Dan ini tidak jarang jadi masalah untuk warga sekitar, karena andai genset bekerja di malam hari, memunculkan polusi suara yang mengganggu tidur warga. Maka terkadang saat mati listrik di malam hari, sinyal benar-benar hilang, sebab tidak dapat menggunakan genset. Hal ini seringkali kami sebut sebagai "community issue", yang tidak barangkali dipaksakan. Jika telah begini, maka Customer Care atau CS yang standby 24 jam mesti menghadapi pelanggan yang sewot, hehehe.

Sudah saatnya penduduk masyarakat tahu dan tidak terlalu cemas dengan eksistensi tower. Karena sebenarnya tidak sedikit yang lebih riskan dari eksistensi tower itu. Tower BTS bukanlah tower SUTET yang berbahaya. Radiasi tower BTS yang riskan hanya ada di dekat antena, radiasi yang hingga pada penduduk sekitar tower masih sedang di bawah ambang batas yang ditentukan. Tapi memang perlu dinyatakan .... di era teknologi ini memang tidak sedikit penyakit yang tempo dulu tidak ada.

Belum ada Komentar untuk "Pengaruh Radiasi Tower BTS Bagi Kesehatan Manusia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel