Pertimbangkan hal ini sebelum menikah dengan pria lebih muda


Setiap pasangan yang berpacaran pasti tidak hendak berada dalam fase hubungan yang itu-itu saja. kita dan si dia tentu paling tidak pernah berencana guna melangkah ke jenjang yang lebih serius, yaitu menikah, dan melintasi bahtera lokasi tinggal tangga bersama.

Begitu pun dengan Anda. Meski memiliki pasangan lebih muda, kita tentu hendak segera menikah dan menjalani hidup bareng bersama anak-anak kelak, layaknya pasangan pada umumnya. Namun agar tidak salah langkah, jajaki pertimbangkan sejumlah hal inilah ini.

1. Restu keluarga

Mempunyai pasangan lain usia tidak jarang kali mengundang gosip sana-sini dari orangtua, keluarga, tetangga, atau rekan terdekat. “Yakin inginkan menikah dengan lelaki lebih muda? Nanti malah anda yang ngemong dia, lho!” dan sederetan pertanyaan lainnya yang menciptakan Anda bingung menjawabnya.

Banyak yang mengira bahwa usia ialah tolak ukur yang menilai tingkat kedewasaan seseorang. Padahal prakteknya tidak demikian. Ingat, umur hanyalah suatu angka yang tidak menilai dewasa atau tidaknya seseorang.

Jangan putus harapan dulu saat orangtua atau family tidak merestui hubungan Anda melulu karena masalah umur si calon suami. Sebagai solusinya, jajaki ajak pasangan Anda guna meyakinkan orangtua dan family Anda.

Yakinkan mereka bahwa menikah dengan pasangan lebih muda bukanlah urusan buruk. Dengan pendekatan yang baik, orangtua kita secara perlahan bakal luluh dan mengamini hubungan kita berdua.

2. Perbedaan gaya hidup

Hal yang tak kalah urgen untuk kita pertimbangkan sebelum menikah dengan lelaki lebih muda ialah soal gaya hidup. Karena usianya masih terbilang muda, si dia barangkali lebih sering menguras waktunya guna pergi hangout atau main game bareng teman-temannya, ketimbang berkencan dengan Anda.

Coba pikir-pikir lagi, apakah Anda dapat menerima kelaziman pasangan yang seperti tersebut setelah menikah nanti? Kalau belum, jajaki diskusikan dengan baik-baik guna menghindari cekcok dengan pasangan.

Buatlah kesepakatan bareng mengenai kelaziman baru sesudah menikah nanti. Misalnya soal membagi waktu, kapan si dia boleh pergi jalan-jalan dengan rekan dan kapan waktunya menguras waktu bareng Anda. Kalau pasangan Anda malah merasa terkekang dengan aturan tersebut, usahakan pikir dua kali sebelum menyimpulkan untuk menikah dengan lelaki lebih muda.

3. Komitmen dalam berhubungan

Seorang psikoterapis, Robi Ludwig, mengungkapkan untuk Shape bahwa banyak sekali pria yang usianya lebih muda ingin masih fobia untuk berkomitmen. Ini sebab mereka belum lumayan matang secara emosional, sampai-sampai sering kali memandang ikatan pernikahan melulu akan memberi batas kebebasannya.

Oleh sebab itu, sebelum menyimpulkan untuk menikah dengan lelaki lebih muda, sepakati dulu soal komitmen dalam hubungan kita berdua. Bicaralah dari hati ke hati, sudahkah ia siap menghadapi lika-liku kehidupan sesudah menikah atau belum.

Ketika pasangan telah berani berkomitmen pada Anda, dengan kata lain ia telah siap dengan segala tekanan, tanggung jawab, dan janji-janji setia yang mesti ditepati bareng Anda. Namun andai yang terjadi sebaliknya, pasangan masih ragu atau susah berkomitmen, usahakan pikir lagi berulang kali sebelum menyimpulkan menikah dengan pasangan kita itu.

4. Keinginan punya anak atau tidak

Salah satu destinasi menikah ialah mempunyai keturunan. Nah, urusan ini pun perlu kita pertimbangkan matang-matang sebelum menikah dengan lelaki lebih muda.

Anda barangkali sudah punya anak dari pernikahan sebelumnya, sampai-sampai Anda beranggapan tidak hendak menambah momongan andai nantinya menikah dengan si calon suami. Lain halnya dengan Anda, si dia justru hendak menimang anak sendiri, buah dari pernikahannya dengan Anda. Atau dapat juga sebaliknya, Anda hendak segera punya anak sementara pasangan kita belum siap guna mempunyai momongan sebab merasa masih muda.

Perlu disalin bahwa merawat anak memerlukan kesiapan yang tinggi, baik dari pihak calon ibu maupun ayah. Hati-hati, urusan ini dapat memicu stres andai memang pada dasarnya kita atau pasangan belum siap.

Lagi dan lagi, bicarakan dengan pasangan Anda tentang hal ini. Pertimbangkan lagi keputusan kita berdua, apakah hendak segera punya anak sesudah menikah, menunda sampai dua-duanya merasa siap, atau malah memutuskan guna tidak punya anak. Dengan kesepakatan bersama, kehidupan Anda bakal tetap harmonis sesudah menikah dengan pasangan lebih muda.

Belum ada Komentar untuk "Pertimbangkan hal ini sebelum menikah dengan pria lebih muda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel