Kembali Terjadi Kebakaran di Lahan Produktif Pangandaran



Kebakaran di lahan produktif Pangandaran kembali menjadi momok yang cukup menakutkan. Pasalnya kebakaran ini kerap terjadi di Pangandaran dan sekitarnya. Hal tersebut diperparah ketika lokasinya berada di lahan produktif. 

Kebakaran terjadi di lahan produktif akan memengaruhi tingkat ekonomi masyarakat yang membuatnya akan kehilangan mata pencaharian. Berikut beritanya yang dilansir dari harapanrakyat.com. 

Kronologis dan Dampak dari Kebakaran Lahan Produktif di Pangandaran 

Kembali lagi terjadi kebakaran di lahan produktif Pangandaran. Hal tersebut terjadi di Wilayah Kabupaten Pangandaran yang tepatnya di Dusun Kemplung, RT.01/06, Desa Ciliang, Kecamatan Parigi. Warga mengalami kepanikan yang luar biasa akibat kejadian ini. Warga merasa khawatir karena takut kebakaran meluas dan ikut melalap kediaman mereka masing-masing. 

Kebakaran tersebut diduga terjadi karena pembakaran sampah yang ditinggalkan oleh warga sekitar dan pembuangan puntung rokok yang tidak pada tempatnya. Akibat sampah yang ditinggalkan dan puntung rokok yang dibuang secara sembarangan maka api merambat ke lahan produktif berukuran 100 meter persegi yang menimbulkan kerugian material. 

Lahan produktif tersebut adalah milik dari Bapak Tarjo yang merupakan warga asli Pangandaran. Akibat dari kebakaran tersebut maka mata pencaharian dari bapak Tarjo terganggu karena lahan tersebut adalah tempatnya dalam mencari nafkah. Kebakaran di lahan produktif bukan hanya menghancurkan rumah/toko pemiliknya namun juga akan memengaruhi ekonomi. 

Ketika kejadian kebakaran ini berlangsung, warga melaporkan kebakaran kepada petugas damkar BPBD Kabupaten Pangandaran. Menurut Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Pangandaran, bapak ZaenalMutaqin mereka mendapatkan laporan dan segera terjun ke lokasi. Puluhan personil diterjunkan khusus untuk mengevakuasi warga dan memadamkan titik api. 

Berita Kebakaran di Lahan Produktif Pangandaran tersebut pertama kali didengar oleh Personil Damkar BPBD Pangandaran dari seseorang yang menghungi pihak BPBD Pangandaran untuk meminta tolong pemadaman kebakaran di suatu lahan produktif milik warga. Kemudian Tim dari Damkar terjun langsung untuk melakukan evakuasi serta pemadaman api. 

Pihak yang menghubungi BPBD kabupaten Pangandaran diketahui yaitu seorang Kepala Dusun (Kadus) Kecamatan Ciliang, Kabupaten Pangandaran. Hal tersebut dilakukan guna mencegah api merambat ke rumah warga lainnya yang akan membuat kerugian makin parah. Ketika kebakaran ini terjadi warga mulai panik dan berhamburan untuk membantu memadamkan api secara swadaya. 

Tim Damkar BPBD Kabupaten Pangandaran secara sigap untuk datang ke lokasi kebakaran dan membagi tugas untuk evakuasi dan pemadaman api. Petugas bergegas untuk menghindari proses merembetnya api mengingat jarak antara lahan berdekatan. Hal itu akan berpotensi menimbulkan titik api baru yang sulit dipadamkan. 

Akhirnya petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) Kabupaten Pangandaran beserta warga bahu membahu dalam memadamkan api di lahan 100 meter persegi tersebut. Warga memanfaatkan barang yang ada di rumahnya masing-masing untuk membantu memadamkan api. Akhirnya api berhasil di padamkan tanpa harus merembet ke rumah warga sekitar. 

ZaenalMutaqqin selaku kepala regu pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Sleman mengindikasi bahwa terjadinya Kebakaran di Lahan Produktif Pangandaran karena adanya human eror. Diduga terdapat pihak yang membakar sampah namun ditinggal atau adanya orang yang membuang puntung rokok secara sembarangan. Hal itu berisiko untuk menciptakan titik api. 

Pihak BPBD menghimbau untuk selalu waspada terhadap adanya kemungkinan Kebakaran di Lahan Produktif KabupatenPangandaran, serta menghindarkan perbuatan di atas. Hal tersebut karena akan berdampak kepada kerugian material dan imateril dari pelaku maupun korban terdampak. 

Kebakaran di Lahan Produktif di Pangandaran akan memengaruhi perekonomian warga sehingga harus dihindari. kabar baiknya, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa akibat kesigapan dari warga sekitar serta petugas BPBD setempat. Untuk menghindari kejadian serupa maka pemerintah menghimbau untuk selalu waspada terhadap kemungkinan adanya titik api dan menghindari membuang puntung rokok sembarangan. 

Itulah laporan dari peristiwa Kebakaran di Lahan Produktif Pangandaran. Kita harus mengambil hikmah dari kejadian tersebut dengan tidak membuang puntung rokok sembarangan serta biasakan untuk membuang sampah di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) dan jangan melakukan pembakaran secara sendiri. Hal itu karena akan berisiko untuk menciptakan titik api dan merusak lingkungan. 

Belum ada Komentar untuk "Kembali Terjadi Kebakaran di Lahan Produktif Pangandaran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel